🛍️ UMKM & Kerajinan Khas Inhil
Dukung produk lokal khas Indragiri Hilir, mulai dari olahan kelapa, kuliner tradisional, hingga produk seni dan kerajinan tangan.
🏷️ Cinderamata
Batik
Cara membuka blokir BRI Qlola/ by BRI dapat dilakukan dengan menghubungi Call Center (0818)-3983-99, melalui WhatsApp resmi +62818-398399, atau datang ke cabang BRI terdekat membawa KTP dan buku tabungan.
🏷️ Cinderamata
Tenun
Tenun Indragiri Hilir merupakan tenun kerajinan tangan (hand made) masyarakat di Indragiri Hilir yang mempunyai keunggulan dari pada tenun lain yang ada di Riau. Tenun ini tipis dan ringan, bunga/motifnya hanya terletak disebelah luar kain saja sehingga mudah dan nyaman dipakai. Beraneka ragam dengan corak-corak yang berbeda jauh dengan tenun-tenun lainnya di Riu. Tenun Indragiri Hilir ini merupakan pengembangan dari tenun Bugis yang berkembang di Indragiri Hilir yang dibuat oleh masyarakat suku Bugis dari turun-temurun, dan dikembangkan lagi dengan memberikan sentuhan-sentuhan melayu Riau pada motif bunga taburnya, motif pewarnanya, serta motif kainnya. Sekarang tenun Indragiri Hilir cukup berkembang peminatnya, bukan saja oleh masyarakat Melayu, Bugis, dan Banjar saja di Indragiri Hilir ini, bahkan meluas sampai ke luar negeri. Tenun Indragiri Hilir beberapa kali pernah menjuarai lomba Desain Busana Melayu Kreasi Baru Bahan Tenun se - Riau.
🏷️ Cinderamata
Tanjak
Masyarakat Melayu Indragiri Hilir seperti halnya masyarakat Melayu di Nusantara amat kaya dengan berbagai khasanah seni budaya dalam berkehidupan di masyarakat baik berupa pakaian, peralatan, tata dari budaya, adat, ragam, dan lain-lian. begitu pula dengan peralatan pelengkap dalam berbusana melayu. Berbusana dalam kehidupan masyarakat melayu bukan saja menjadi alat pelengkap tubuh dari berbagai unsur alam, namun juga dapat menjadi sebagai penutup aurat, serta menjadikan busana sebagai marwah dan martabat diri maupun bangsa yang bernilai tinggi. Tanjak, destar, tengkulok, kain kepala, dan penutup kepala merupakan unsur penting dalam berbusana melayu, baik bentuk motif dan warna dalam memakainya harus sesuai dengan tempat dan acaranya. Berbagai bentuk tanjak yang ada merupakan bentuk reka sesuai dengan daerah dari nama tanjak, destar, dan tengkulok itu berasal, apalagi sekarang sudah banyak tanjak-tanjak di modifikasi oleh pembuat tanjak sesuai dengan keinginan pembeli, namun bentuk-bentuk asli tanjak, destar, dan tengkulok manis banyak dipertahankan oleh sebagian orang. Seperti Tanjak Tebing Runtuh, Tanjak Elang Menyongsong Angin, Tanjak Mahkota Alam Bugis Tak Balik, Tanjak Laksamana Muda Riau, dan lain-lain. Tanjak juga dapat menunjukkan jati diri si pemakainya kemudian dari mana tempat mereka berasal. Namun sekarang sudah sangat populer tanjak dipakai baik dengan anak muda, orang tua, bahkan anak kecil. Sesuatu yang baik pada saat ini untuk memberikan motivasi pada generasi muda tentang khasanah budaya melayu dan pelan-pelan kita luruskan tata cara pemakaian tanjak yang benar. (Maestro Raja Indra Maulana)