Rabu, 23 September September 2026 00:00:00 WIB
Admin
Pemerintahan & Profil Daerah

📄 Informasi & Profil Resmi Inhil

Informasi mengenai profil daerah, Visi Misi, struktur pemerintahan, tata kelola, dan layanan publik Kabupaten Indragiri Hilir.

Festival Gema Muharram 🏷️ EVENT

Festival Gema Muharram

Lazimnya di kawasan-kawasan Melayu Riau, mayoritas penduduk Kabupaten Indragiri Hilir pemeluk agama Islam. Maka tak heran, kebudayaan Islam yang sangat kental disana. Seperti salah satunya pada penyambutan Tahun Baru Hijriah yang sejak dahulu kala sudah dilakukan masyarakat seantero Inhil hingga ke ceruk-ceruk kampungnya. Berbeda dari tempat lain yang juga mengadakan acara untuk penyambutan Tahun Baru Islam ini dan biasanya diisi dengan acara do’a bersama dan tausyiah saja, di Indragiri Hilir, tepatnya di ibukotanya Tembilahan, acara dibuat sangat meriah. Masyarakat akan tumpah ruah meramaikan acara yang diadakan 10 hari ini, khususnya dihari ke 10 yaitu hari puncak dalam helat yang kini diberi nama Gema Muharram. Sejak Pemkab Inhil menatanya rapi, khususnya sejak Inhil dipimpin Bupati H. Muhammad Wardan, 2104 lalu, kegiatan yang diangkat dari budaya masyarakat lokal ini kemeriahannya memang terasa berbeda. Ribuan masyarakat se-Indragiri Hilir akan berbondong ke lapangan Gajah Mada, Tembilahan, lokasi pelaksanaan kegiatan. Semakin meriah acara ini pada hari puncak acara itu di 10 Muharram. Bahkan sejak tahun itu pula, kegiatan ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Rekor tersebut adalah untuk kategori “Bubur Assyura Terbanyak” pada tahun 2014, “Penampilah Shalawat Nariyah Terbanyak” pada tahun 2015, dan “Penampilan Penabuh Berdah Terbanyak” pada tahun 2016, serta “Tabak Bunga Telur Terbanyak” pada tahun 2017. Event yang kini telah menjadi agenda tahunan tersebut, setiap tahunnya akan diselenggarakan pada tanggal 1 sampai dengan 10 Muharram. Pada masa itu, masyarakat memeriahkan tahun baru Hijriah dengan melaksanakan kegiatan yang diharapkan mampu menumbuhkan rasa syukur dan kualitas keagamaan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi, do’a bersama pergantian tahun, berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram, tabligh akbar, tausiah, pawai ta’aruf, dan bermacam perlombaan keagamaan seperti lomba shalawat nariyah, lomba pembacaan syair ibarat, hingga lomba pembacaan puisi religi, dan pertunjukan teater religi. Salah satu hal yang menarik dalam Event ini adalah memasak Bubur Assyura. Bubur yang pada sejarah zaman Nabi Muhammad SAW dimasak masa-masa perang, turut dilakukan oleh masyarakat Indargiri Hilir. Bubur Assyura merupakan bubur yang pada pengolahannya mencampurkan beberapa bahan makanan. Sehingga memiliki rasa khas jika dinikmati. Tradisi memasak Bubur Assyura ini sudah lahir dari zaman dahulu di kalangan masyarakat Indragiri Hilir. Namun, dibawah Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kegitan tersebut menjadi event masak bersama dalam rangka menumbuhkan nilai hidup bergotong royong dan kekeluargaan.   Daya Tarik Festival Gemu Muharram di hari ke sepuluh (puncak) yang biasanya akan dihadiri puluhan ribu orang. Pertunjukan-pertunjukan Religi setiap malam selama 10 hari penuh Lokasi : Kota Tembilahan Rangkaian Kegiatan : Tanggal 1 Muharram Pawai Doa pergantian Tahun Baru Hijriah Ceramah Agama  Tanggal 2 - 9 Muharram Lomba dan Pertunjukan Seni Islam Bazaar Tanggal 10 Muharram Perayaan Puncak Berbuka Puasa Bersama dengan Bubur Asyura Aksesibilitas Pekanbaru – Tembilahan (Jalan darat, 6-7 jam) Jambi – Tembilahan (Jalan darat, 5-6 jam) Batam – Tembilahan (Jalan laut, 4-5 jam)

Baca Selengkapnya
Festival Pemuda Kreatif 🏷️ EVENT

Festival Pemuda Kreatif

Bangsa Indonesia saat ini sedang menanti bangkitnya anak-anak muda millennial dan GenZ untuk mulai membangun sebuah cita-cita/harapan Indonesia masa depan. Membangun optimisme kolektif bahwa suatu saat para anak muda akan mampu mewujudkan cita-cita/harapan Indonesia, dan menjadi terhormat di antara bangsa-bangsa lain di dunia. Mengawal perjalanan bangsa dengan membangun optimisme kolektif itulah mestinya yang menjadi ruh perjuangan pemuda, sekaligus mengantisipasi gejala pesimisme massal. Pada ruang kosong inilah setiap pemuda dituntut harus tetap kritis dalam mengawal perjalanan bangsa, tetapi juga optimistis menatap masa depan Indonesia. Itulah yang dimaksud dengan gerakan kepemudaan yang inklusif dan integral yaitu gerakan moral, gerakan intelektual, sekaligus gerakan membangun optimisme kolektif bangsa. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan telah mengisyaratkan bahwa semangat dan motivasi baru bagi bangsa khususnya pemuda Indonesia untuk memperjuangkan eksistensinya sebagai sebuah bangsa yang bersatu dan berdaulat. Untuk itu, dalam rangka memberikan makna yang lebih dalam akan arti penting sebuah momentum sejarah pemuda, bangsa ini perlu merekonstruksi dan mereaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam perjalanan sejarah sumpah pemuda, sebagai bagian dari proses sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka jiwa dan semangat sumpah pemuda perlu diaktualisasikan agar tetap relevan dan terpatri dalam sanubari, di tengah perubahan zaman yang semakin cepat dan dinamis. Oleh karena itu, setiap pemuda perlu mempunyai visi kedepan dan cita-cita untuk memproyeksikan 10, 20, bahkan 30 tahun ke depan untuk Indonesia, serta memiliki peran strategis di tengahtengah masyarakat dalam menyongsong masa depan Indonesia. Pada posisi itulah potensi terbesar bagi setiap pemuda untuk mewujudkan harapan dan menggapai cita-cita Sumpah Pemuda serta proklamasi kemerdekaan Indonesia yang mulia dan inklusif itu. Untuk menggapai visi tersebut, strategi paling ampuh adalah kerja nyata secara kolektif dan kolaboratif dengan orkestra yang padu dan harmoni. Kerja kolektif dan kolaboratif sesuai dengan amanah undang-undang no. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan dan juga sesuai dengan Perpres No. 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan. Maka daripada itu, untuk memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun 2023 Bidang Pemuda menyelenggarakan Festival Pemuda Kreatif Tahun 2023.   Kegiatan Festival Pemuda Kreatif memberikan ruang untuk pengembangan kreativitas dan jiwa seni pemuda yang kreatif di Kabupaten Indragiri Hilir, acara diisi dengan beberapa kategori, sebagai berikut : Band Competition Kompetisi yang dilaksanakan dengan Group Band yang membawakan Lagu ciptaan sendiri, sudah direkam (seadanya) dan memiliki video clip. Video Clip Competition Kompetisi yang dilaksanakan dengan menilai Video Clip dari Group Band peserta Band Competition. Photographer Competition Kompetisi yang dilaksanakan dengan menilai Hasil Foto dari peserta (On the Spot) pada saat pelaksanaan Festival Pemuda Kreatif berlangsung selama 2 Hari. Bazaar Kreatif Di isi dengan display kerajinan kreatif dan display Photography dari berbagai insan muda di Indragiri Hilir.

Baca Selengkapnya

Hotline Pariwisata Inhil

Online | Siap Membantu

Pusat Informasi & Layanan Wisata

Chat Whatsapp Sekarang